Keadilan Itu Luka
Kau tabrak mereka layaknya bangkai,
kau hantam mereka layaknya pembunuh,
kau lindas mereka layaknya kotoran,
kau tindas mereka layaknya sampah berserakan.
Suara rakyat kau balas dengan darah dan hinaan,
doa harapan kau kabuti dengan gas air mata,
impian tentang keadilan seakan sudah sirna,
sementara mereka yang katanya terhormat hanya menyaksikan di atas derita.
Karena mereka,
ada yang mati lagi.
Oh, Tuhan.
Comments
Post a Comment