RAW POWER! By: Dix
![]() |
| instagram.com/bangkar.official |
Alasan gue menulis ini adalah untuk catatan gue pribadi gue atau bisa disebut diary, journal. You name it bebas hehe. Atau mungkin suatu saat gue bisa baca sendiri apa yang gue pernah jalanin sebagai Musisi. terutama bersama BANGKAR.
"RAW" adalah CD Promo dari band gue, BANGKAR. Yang Dirilis bersama Label Sabdanada (Thank you pak Fero!). Tapi menurut gue sendiri "RAW" juga bisa disebut EP (Extended Play). biar keren aja kali maksud gue haha.
"RAW" berisikan 3 lagu dari album Bangkar yang akan dirilis nantinya. Track pembuka dari "RAW" adalah "Jeruji" yang juga telah dirilis sebagai Single pada tanggal 22 Desember 2020 dengan format MV (Music Video). Dan ditambah dengan dua lagu lainnya dengan versi Rough Mix. yaitu "Ganas" dan "Jakarta Pukul Tiga".
Sebelum lanjut, gue mau Flashback tentang pembuatan MV "Jeruji". Pengerjaan MV dikerjakan oleh BANGKAR secara DIY (Do it Yourself) di Studionya RAI (Makasih om Agung). Ada beberapa fact yang gue gak lupa sampai sekarang tentang MV "Jeruji".
Fact pertama adalah Budget Shooting yang dihabiskan kurang lebih sekitar 1,5jt seinget gue. mungkin menurut banyak orang cukup murah dengan budget segitu. Dan Fact yang kedua buat gue bener-bener salut sampai sekarang. Karena Julian beneran pede jadi Director dan Video Editor. Plus tiba-tiba punya PC beneran!
BTS MV "Jeruji": Julian, Dix, Nanta
Dan Fact Ketiga ada cerita yang menurut gue perlu gue share. jadi setelah Rough Mix "Jeruji" selesai, Arya coba share ke Om Eet Sjaharanie (EDANE). Syukur hasil review dari om Eet hasilnya baik dari segi materi dan kualitas audio. Dan langsung juga di hari itu Arya kasih VN ke kita untuk jelasin apa yang diomongin om Eet, tapi suaranya gemeteran! terlalu deg-degan abis ngobrol sama "Guitar Hero" hahaha.
![]() |
| Header design by Julian |
Watch Now: Jeruji (Official Music Video)
In The Beginning:
Sebelum gue ceritain tentang proses rekaman. BANGKAR lahir di tahun 2018. Arti nama BANGKAR adalah: Keras atau Komitmen. Proses ketemu nama BANGKAR gue sangat ingat jelas. Singkatnya, waktu itu gue sama Julian cari tempat buat ngobrol konsep band. lokasinya persis di Indomaret daerah Kemang, dan disitu juga gue nulis draft lirik "Jeruji".
Oh iya, soal ketemu personil BANGKAR. Sebelumnya gue kenal Julian dulu, karena sempet satu kampus bareng di Institut Musik Indonesia. Gue ambil jurusan "Music & Audio Production" dan Julian "Music Perfomance: Drums". tapi Julian mutusin untuk pindah kampus, Tapi "Alcoholica" bareng gak putus haha. Dan kita juga sempet bikin bareng sebelum BANGKAR.
Kalau dengan Arya juga udah saling mengenal sebelumnya di scene permusikan. dan beberapa kali punya project "Ngamen" bareng. salah satunya, Tribute to Mötley Crüe. yang akhirnya Julian ikut join juga.
Left to right: Arya & Dix
Nanta, adalah personil BANGKAR yang paling termuda. Awal kenal Nanta adalah dimana gue, Julian dan Arya cari kandidat vokalis baru karena adanya perombakan formasi. Setelah nanya ke sana kemari akhirnya gue dapet rekomendasi dari temen soal Nanta. Posisi Julian sudah pergi Umroh. Lewat via DM ke Julian gue share tentang Nanta.
Setelah Julian dan Arya juga sepakat untuk Jamming dengan Nanta. Gue langsung hubungin Nanta Via DM Instagram untuk minta nomer Whatsapp. Abis itu gue langsung chat.
Lanjut setelah itu gue sama Nanta omongin interest musik/band. yang gue inget betul, saat gue tanya "band favorit lo apa?" dia jawab "Mötley Crüe Dix gue doyan banget". Gue pribadi jadi tertarik buat jamming langsung. Kebetulan gue Crüe salah satu band favorit gue juga.
Proses perkenalannya menurut gue sangat singkat. Setelah Julian pulang Umroh kita jamming di Studio. Dan setelah itu Nanta sepakat masuk ke BANGKAR. Dan langsung gas kerjain materi-materi BANGKAR yang udah terkumpul.
Untuk Genre BANGKAR menurut gue pribadi adalah Hard Rock dengan mix genre lainnya, seperti; Heavy Metal dan Punk Rock. Karena personil BANGKAR sendiri punya selera musik yang enggak selalu sama. ada kesukaan genre dari masing-masing yang membuat musik BANGKAR menurut gue lebih seru.
Seperti Julian (Drums) tertarik dengan band-band New Wave Of British Heavy Metal, Arya Pradana (Guitar) doyannya kaya beberapa band seperti Van Halen, Autograph, RATT, EDANE dan juga Rolling Stones.
Nanta (Vocals) yang gue tau saat proses rekaman dengerin terus band-band 80's Glam Metal/Heavy Metal kaya WASP salah satunya.
Dan gue sendiri (Dix - Bass) selain gue suka Hard Rock. Gue juga suka dengan genre Punk Rock seperti Misfits, Samhain, Pistols, Ramones. Sebenarnya juga suka denger 80's New Wave juga sih.
Fact tentang gue sebenarnya kenapa milih bass. adalah dimana saat gue SD liat Duff Mckagan ngerokok di video "GN'R - Welcome To The Jungle. Karena waktu gue SD, band yang gue suka adalah The Beatles. Image Beatles yang gue liat selalu rapih dan tiba-tiba liat yang lebih liar seperti GN'R. Kepala gue kaya meledak saat itu.
Untuk Influence, selain Duff Mckagan idola gue yaitu Nikki Sixx, Paul McCartney. Gue selalu tertarik dengan bassist yang juga sebagai Songwriter dan lyrictist.
![]() |
| First time jamming sama Nanta di DK Studio. Thank you om Sandy dan mas Wawan Photo By DK Studio |
Ganas! Ganas Kami!:
Proses rekaman dimulai diawal Pandemi "Covid 19" dari sekitar pertengahan tahun 2019. Diawali masuknya Nanta sebagai Lead Vocal dan Julian (Drummer) Alhamdulillah pulang Umroh. Ada momen yang gue selalu inget sebelum Julian berangkat Umroh. Saat itu kita dalam proses perombakan formasi di posisi Vokal. Dan gue inget banget buat nitip doa sama Julian di tanah suci biar band kita sukses! Amin.
Lalu, berhubung Pandemi "Covid 19" kita memilih "break" latihan di studio dan beralih ke workshop lagu secara virtual. Seperti, via Zoom dan kirim-kiriman VN (Voice Note). Berhubung gue sekolah Audio Engineer dan cukup paham produksi dan ambisius gue pol! gue gak mau kehalang cita-cita gue karena pandemi. Karena buat gue berkaya gak cuman butuh skill, tapi butuh effort yang ganas! Selain itu, karena gue kuliah Audio Production gue harus bisa ngakalin untuk tetap produksi.
"Bebaskan!
Lepaskan!
Jeruji takkan bisa menahan kami!"
(BANGKAR - JERUJI)
Akhirnya gue akalin dari VN yang mereka kirim dan Julian "Gambar" midi drum untuk guide. Terus, Gue kumpulin dan "tempel" di DAW (Digital Audio Workstation) dan jadilah demo-demo yang nantinya akan direkam menjadi materi album pertama.
Setelah demo rampung kita sepakat untuk langsung produksi rekaman untuk album. Produksi album pertama BANGKAR menurut gue sangat sederhana tapi gue selalu ngerasa cukup dan puas. Karena menurut gue kemauan sama niat harus nomer satu! Gue pribadi juga sangat termotivasi saat itu untuk bisa nguber ide konsep, sound dan mixing bisa mendekati kemauan di kepala. Dan setelah beberapa bulan akhirnya selesai semua proses rekaman dan mixing album pertama.
Saat itu BANGKAR belum join bareng label Sabdanada. Nama pemiliknya adalah Fero. Awal kenal dengan Sabdanada terjadi saat liat band temen rilis di sana. dan gue coba DM Instagram Sabdanada dengan modal pede. Saat itu gue di respon dengan sangat asik dan bisa lanjut ke WA. Akhirnya gue Share beberapa lagu. Akhirnya gue dan Julian ketemuan dengan Fero.
Setelah join bareng Sabdanada baru ada ide keren dari Fero (Sabdanada) kalau BANGKAR keluarin CD Promo dulu sebelum rilis album pertama. Ide itu muncul saat BANGKAR main ke Basecamp Sabdanada. Dan di hari itu juga kita langsung brainstorm bareng, untuk pilih lagu yang mana aja masuk dan milih judul CD Promonya.
Gue sendiri juga suka banget dengan ide ini. Sebagai kolektor dan Rock fans. Gue selalu suka untuk koleksi rilisan fisik selain studio album dari band yg gue suka ya. Kaya Mötley Crüe yang gue inget sebelum rilis debut album mereka "Too Fast For Love" mereka bagi gratis vinyl 7' "Stick To Your Guns/Toast Of The Town".
Hasil akhirnya adalah keluarin tiga lagu dengan pede pakai versi Rough Mix. Kebetulan setiap gue mixing memang gue selalu bikin versi Rough Mix untuk setiap lagu. Sebelum masuk proses Final Mix.
Asal Judul "RAW" CD Promo/EP BANGKAR sebenarnya gue terinspirasi dari judul album Iggy & The Stooges yang judulnya "Raw Power". Karena menurut gue judul "RAW" juga cocok karena ada 2 lagu dengan versi Rough Mix disitu.
"Raw power is a-more than soul
Got a son called rock'n'roll"
Got a son called rock'n'roll"
(The Stooges)
Selain CD Promo "RAW", BANGKAR juga keluarin "Promo Video Version" yang dilakukan di studio Pos Entertainment yang di support oleh om Dhani Pette. Dan juga kawan-kawan yang ngebantu untuk shoot video (Ryan, Bayu, Annas dan Fero Sabdanada).
Heavy Thanks!
Watch Now! RAW Session: https://www.youtube.com/watch?v=LHYCAawHrSU&list=PL7tD4_7n6mYRTDJ6CBMzbysQj0kPsI-8R
Credit:
Bangkar - RAW:
1. Jeruji - Single Version Mix
2. Ganas - Rough Mix
3. Jakarta Pukul Tiga - Rough Mix
All tracks mixed by Dix.
Distributed by Sabdanada
















Comments
Post a Comment